Analisa Keekonomian Geomembrane Untuk Kolam atau Tambak Ikan dan Udang

Penggunaan beton bertulang pada bangunan kolam atau tambak ikan dan udang memang sudah lazim dipergunakan di Indonesia.

Mungkin ini terjadi karena penggunaan beton dianggap praktis dan awet. Tapi apakah benar demikian ?

Penggunaan beton sebagai bahan pelapis pada kolam ikan perlu dicermati pada hal-hal sebagai berikut :

  • Biaya

Beton, terutama beton bertulang memerlukan biaya yang cukup mahal terutama harga besi dan semennya.

  • Waktu pelaksanaan

Pekerjaan pembetonan memerlukan waktu yang tidak sebentar, mulai dari bekisting hingga pengerjaan dan waktu tunggu hingga beton bisa dipergunakan.

  • Kualitas hidup ikan

Kadar kimia yang terkandung pada semen akan mempengaruhi kualitas hidup ikan yang ada didalamnya. Bisa jadi jika kolam beton baru saja jadi, pengaruh kimia dari semen beton masih sangat tinggi sehingga bisa mengakibatkan ikan menjadi mati.

Karena hal-hal yang telah disebutkan diatas, maka kita perlu mencari alternatif pengganti beton sebagai material pelapis kolam yang lebih baik tentunya.

Material pelapis kolam pengganti beton tersebut adalah HDPE GEOMEMBRANE.

Geomembrane adalah material berupa lembaran dari bahan sejenis plastik (HDPE : High Density Polyethilene) yang merupakan bahan tidak tembus air yang aman bagi organisme hidup seperti udang dan ikan. Material ini sudah banyak dipakai untuk pelapis pada kolam dan tambak ikan maupun udang.

Contoh perhitungan :

Ukuran kolam : 10m x 10m = 100 m2

Harga beton K175 : Rp 755.000 per m3 (sumber : http://readymix-concrete.indonetwork.co.id/2166583/daftar-harga-ready-mix.htm)

Harga Geomembrane tebal 1.0mm : USD 3,5 per m2  = Rp 42.000 (asumsi kurs Rp 12.000)

Dengan asumsi-asumsi :

  • Tebal beton : 8 cm = 0,08m
  • Biaya yang dihitung hanya untuk lantai dasar
  • Tidak memperhitungakan biaya tenaga kerja pemasangan
  • Tidak memperhitungkan biaya bekisting

Maka perhitungan biaya untuk masing-masing material adalah :

BETON

Volume kebutuhan   : 10m x 10m x 0,08m = 8 m3

Biaya                       : 8 m3 x Rp 755.000 = Rp 6.040.000

GEOMEMBRANE

Volume kebutuhan  : 10m x 10m = 100 m2

Biaya                      : 100 m2 x Rp 42.000 = Rp 4.200.000

————————————————— –

Selisih                    :  Rp  1.840.000

Hemat  30% jika menggunakan Geomembrane


Dari segi waktu pelaksanaan pekerjaan

Untuk luasan 100 m2 pekerjaan pemasangan Geomembrane hanya memerlukan waktu 5 hari.

Sedangkan pekerjaan pembetonan tersebut bisa lebih dari 5 hari. Kemudian waktu tunggu hingga beton kering dan siap dipakai bisa lebih dari 14 hari.

Dari keamanan  / kualitas hidup ikan

Geomembrane aman bagi organisme hidup seperti ikan dan udang. Kolam yang dilapis Geommebrane bisa langsung dipakai begitu pemasangan selesai.

Sedangkan kolam beton yang baru saja selesai dibuat kemungkinan besar akan mempengaruhi kualitas hidup ikan yang berada di dalamnya, bahkan mungkin ikan bisa mati karena kandungan kimia pada semen.

Untuk pembelian Geomembrane HDPE, LLDPE silahkan hubungi :

ISPARMO

PT Multibangun Rekatama Patria

Hp. 0812 108 3060, 021 989 07652

Email : isparmo@multibangunpatria.com

Leave a comment